Jun 11, 2020 Bisnis Menggunakan Marketing

Jan Huyghen Van Linschoten ~ Ensiklopedi Dunia

Misalnya, patung-patung di Belanda yang memuliakan orang-orang dari masa VOC dan masa kolonial – seperti Jan Pieterszoon Coen dan J.B. Van Heutsz – telah dibuang atau sangat dikritik oleh penduduk Belanda setempat. Pendirian Kongsi dagang VOC didasari oleh ekspedisi awal yang dilakukan pelaut utusan Kerajaan Belanda yakni Cournelis de Houtman dan Jacob van Neck yang sebelumnya berhasil berlabuh di Banten dan Maluku. Tidak semua hasil pencarian, terutama jika kata yang dicari terdisi dari 2 atau three huruf, akan ditampilkan semua. Jika hasil pencarian dari daftar kata “Memuat” sangat banyak, maka hasil yang dapat langsung di klik akan dibatasi jumlahnya. Selain itu, untuk pencarian banyak kata sekaligus, sistem hanya akan mencari kata yang terdiri dari four huruf atau lebih.

Semua itu dalam rangka mencapai kejayaan bangsanya atas masyarakat atau bangsa yang lain. Pihak atau bangsa lain dipandang sebagai musuh dan harus disingkirkan. Sifat keangkuhan dan keserakahan ini telah menghiasi perilaku kaum penjajah. Inilah sifat-sifat yang sangat dibenci dan tidak diridai oleh Tuhan Yang Maha Esa. Menurut Margana, seluruh utang dan aset VOC di seberang lautan termasuk di Indonesia diambil alih oleh pemerintah Belanda.

VOC melakukan campur tangan terhadap kerajaan-kerajaan di Nusantara, terutama menyangkut usaha pengumpulan hasil bumi dan pelaksanaan monopoli. Dalam kaitan ini VOC memiliki daya tawar yang kuat, sehingga dapat menentukan harga. VOC merupakan K4D Slot persekutuan badan dagang istimewa,karena didukung dan diberi fasilitas oleh negara dengan hak-hak istimewa . Di antaranya VOC boleh memiliki tentara, punya mata uang, bernegosiasi dengan negara lain hingga menyatakan perang.

Hal inilah yang kemudian menjadi alasan Pieter Both untuk memindahkan pusat kegiatan di Batavia . Pertemuan itu membahas pengembangan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, sektor penerbangan, lat utama sistem persenjataan , teknologi roket dan satelit, pembangkit listrik, farmasi serta pariwisata. Dengan direbutnya Malaka, kedudukan VOC semakin kuat karena daerah ini dapat dijadikan pangkalan angkatan lautnya. Dari Malaka, VOC mengadakan pengawasan terhadap jalannya perdagangan di Selat Malaka. Segala arus perdagangan Malaka disalurkan ke Batavia, sehingga kota itu menjadi bandar yang semakin ramai. Setelah berhasil merebut Malaka tahun 1641, VOC memusatkan perdagangannya di Indonesia.

Pada tahun 1870, Tanam Paksa dihapus dan diganti Politik Pintu Terbuka yang tertuang dalam UU Agraria 1870 yang mengatur tentang kepemilikan tanah pribumi dan pemerintah. Di sini, mulai diberlakukan politik pintu terbuka, investor asing mulai muncul, terjadi pengembangan usaha perkebunan di luar Jawa, dan sistem kerja paksa diganti dengan sistem kerja bebas. Tujuan didirikan VOC selanjutnya yaitu untuk mengurangi persaingan antar pedagang.

Keberadaan orang-orang Cina pun ikut meramaikan perkembangan Jakarta sebagai pusat perdagangan dan politik Kompeni Belanda, meskipun kunci perekonomian dan perdagangan tersebut ada pada VOC. Di negeri Belanda VOC dipimpin oleh tujuh belas orang pemilik kekuasaan yang sering disebut “De Heren Zeventien” artinya Tuan-tuan Yang Tujuhbelas orang. Bagi VOC, kedudukan Batavia semula hanya sebagai pangkalan untuk menyuplai kapal-kapal dalam perdagangan rempah dengan makanan, air, juga perbaikan. Karena pihak Banten dianggap terlalu sewenang-wenang dalam memungut bea cukai maka Jaques I’Hermite berniat memindahkanfactorij-nya ke Jayakarta. Dalam kepemimpinan Gubernur Jenderal Coen, wilayah VOC di Jayakarta dulu hanya meliputi kota bawah.

Oleh karena itu, ciri yang menonjol dalam sistem ekonomi merkantilisme yakni menciptakan koloni di luar negaranya sendiri dan melakukan monopoli perdagangan. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur telah melahirkan koloni-koloni di berbagai wilayah. Sebagai sebuah kongsi dagang, dengan kewenangan dan hak-hak di atas, menunjukkan bahwa VOC memiliki hak-hak istimewa dan kewenangan yang sangat luas. Dengan memiliki hak untuk membentuk angkatan perang sendiri dan boleh melakukan peperangan, maka VOC cenderung ekspansif.

Sebagai contoh Benteng Doorstede dibangun di Saparua, Benteng Nasau di Banda, di Ambon sudah ada Benteng Nieuw Victoria, Benteng Oranye di Ternate, dan Benteng Rotterdam di Makasar. Setelah berhasil membangun Batavia dan meletakkan dasar-dasar penjajahan di Nusantara, pada tahun 1623 J.P. Tetapi oleh pimpinan VOC di Belanda, J.P. Coen diminta kembali ke Batavia.

Menjelang keruntuhannya, usaha untuk menyelamatkan kongsi dagang ini sebetulnya pernah dilakukan. Terdesak ke Sumatera, EIC berhasil menjalin hubungan dengan Kerajaan Selebar dan membangun benteng dengan bantuan rakyat setempat. RCEP bakal jadi blok dagang terbesar di dunia setelah Trans-Pacific Partnership kehilangan Amerika Serikat .

KOngsi dagang

Akan tetapi, itu semua tidak serta-merta memadamkan semangat juang Sultan Hasanuddin beserta para pasukannya. Perlawanan-perlawanan masih terjadi pascaperjanjian, namun sayang tidak membuahkan hasil yang maksimal sehingga VOC masih mendominasi di wilayah Sulawesi Selatan. Pada 1663, pemimpin Kerajaan Bone yang bernama Arung Palakka melarikan diri ke Batavia untuk menghindari kejaran tentara Kerajaan Gowa. Di pusat pemerintahan Hindia-Belanda itu ia berlindung sekaligus meminta bantuan yang jauh lebih besar dari VOC untuk menghancurkan Kerajaan Gowa. VOC yang melihat Kerajaan Gowa memperkuat pasukan tidak tinggal diam.