Jul 28, 2020 Keuangan Bisnis

Generasi Milenial Perlu Dibekali Edukasi Investasi Saham

Kondisi investasi saham di pasar modal sangat dipengaruhi oleh iklim politik, ekonomi, dan lainnya. Namun jika terus diamati fluktuasi yang terjadi di pasar modal dapat dipahami. Hingga kini, imbuh Susy, pasar modal Indonesia telah memiliki kapitalisasi lebih dari Rp7 triliun dan terdiri dari ratusan emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Hal ini tentu membuat Anda dapat memiliki banyak pilihan emiten untuk berinvestasi saham. JAKARTA – MNC Sekuritas sebagai perusahaan sekuritas terbaik menyadari tingginya kebutuhan masyarakat terkait pemahaman edukasi pasar modal.

Investasi Saham

Investasi saham menjadi jalan untuk mengembangkan aset yang Anda miliki. Aset yang Anda setorkan sebagai modal atau saham bagi orang ataupun perusahaan akan diputar dan dikembangkan sehingga nantinya nilainya bisa mengalami kenaikan. Sebelum berinvestasi Anda harus paham dulu apa yang dimaksud dengan saham itu. Situs Bursa Efek Indonesia menuliskan bahwa saham adalah tanda penyertaan modal dari seseorang ataupun badan usaha ke dalam perusahaan atau perseroan terbatas. Ya, Pintek adalah perusahaan finansial teknologi yang menawarkan layanan keuangan untuk para pelaku bisnis di bidang pendidikan agar dapat mengembangkan bisnisnya. Kamu dapat memulai bisnis dari keuntungan investasi yang kamu dapatkan.

Jenis instrumen investasi ini dikenal sangat fluktuatif dan bisa memberikan keuntungan yang cukup tinggi yaitu 12-15% per tahun tapi dengan resiko yang cukup tinggi juga. Sebab, kiat-kiat berinvestasi saham dibahas lewat gambar-gambar kartun yang membuatnya menjadi lebih mudah dimengerti. Who Wants to be a Smiling Investor membuka babnya dengan terlebih dahulu menjabarkan risiko yang mesti ditanggung ketika melakukan investasi saham. Tingkat risiko reksadana saham lebih rendah dibandingkan dengan investasi saham karena dana yang kamu investasikan akan dikelola oleh manager investasi berpengalaman.

Kamu pun dapat menghasilkan imbal hasil efektif hingga 18% per tahun, lho. Sementara itu, risiko tak sistematis berasal dari dalam industri . Untuk itu, kamu juga harus ingat bahwa keuntungan besar hanya akan didapat dengan risiko yang besar. Saham Blue Chip bisa diartikan sebagai saham unggulan atau papa atas yang masuk saham dengan angka kapitalisasi besar yaitu di atas Rp 40 triliun. Instrumen ini biasa juga disebut Saham Atas Nama dan merupakan kebalikan dari saham atas unjuk, di mana nama pemegang saham tertulis jelas namanya di dalam kertas saja. Alasan hal ini ditujukan agar nantinya mudah dipindahtangankan dari satu investor ke yang lainnya.

APERD tidak bertanggung jawab atas risiko pengelolaan portofolio yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saat memulai investasi saham, jangan lupa untuk sesuaikan harga saham dengan kemampuan Anda.Ada beberapa saham yang dijual dengan harga murah. Rumusnya adalah mematok keuntungan setidaknya 1% dari dana yang Anda keluarkan untuk membeli saham. Setelah RDN tersedia, kalian juga perlu mengaktifkan akun di aplikasi buying and selling milik sekuritas. Aplikasi trading berfungsi menjadi alat untuk melakukan transaksi jual beli atau pun pusat informasi pasar saham. Meskipun di dalam investasi saham kamu berpeluang untuk mendapatkan capital gain dalam jumlah yang fantastis, namun risiko capital loss atau penurunan harga saham pun tidak dapat dihindari.